Arsip Blog

10 Juni 2014



saat ketika janin terburai dari cangkangnya
maka pacu denyut hidup dimulai sejak saat itu,
mendesak energi hidup semakin membuncah,
hingga pada sebuah titik,
dewasa

sampailah pada sebuah fase,
dimana rasa sakit akan menghujam,
menyayat juga keluh kesah
disaat jiwa dipaksa untuk memberi dan menauingi

keikhlasan,
adalah sebuah bentuk ketaatan pada Sang Suci,
tak ada lagi jeritan namun kepasrahan,

hingga pada saatnya,
kepasrahan itu akan membuahkan sekumpulan tetes cinta
yang bisa dirasakan

adalah serangkaian empat fase , yang dipersembahkan oleh sebatang pohon karet (hevea)
untuk hidup yang menghidupi

foto r ekotjahjono
bogor - indonesia